Rabu, 28 Agustus 2013

Antara BBM Premium Pertamax dan Pertamax Plus Mana Yang Terbaik Untuk Kendaraan Anda!


BBM (Bahan Bakar Minyak) Jenis Bensin merupakan nama umum untuk beberapa jenis BBM yang terdapat di Indonesia. BBM jenis bensin ini diperuntukkan untuk mesin kendaraan dengan pembakaran melalui pengapian, misalnya : mobil, sepeda motor, motor tempel, dan lainnya. Perbedaan Jenis BBM bensin terletak pada perhitungan nilai mutu pembakaran berdasarkan nilai RON (Research Octane Number). Semakin rendah nilai oktan (RON) maka bensin tersebut akan lebih mudah terbakar. Semakin tinggi nilai oktan, maka bensin akan semakin lama terbakar. Anda mengenal perbedaan ini dengan sebutan Premium, Pertamax, dan Pertamax Plus. Lalu apa hubungannya dengan kendaraan anda?
Setiap kendaraan memiliki mesin dengan rasio kompresi yang berbeda-beda, perbedaan rasio kompresi ini sangat berpengaruh terhadap daya kerja mesin saat terjadi pembakaran yang melibatkan bahan bakar. Pada mesin dengan rasio kompresi rendah memerlukan bahan bakar yang cepat terbakar. Sedangkan pada mesin dengan rasio kompresi lebih tinggi memerlukan bahan bakar yang lebih lama terbakar.
Jika mesin dengan kompresi rendah mempergunakan jenis bensin beroktan tinggi (lebih lama terbakar), bensin yang gagal terbakar akibat oktan terlalu tinggi, bisa menyebabkan penumpukan kerak pada ruang bakar atau pada klep.
Jika mesin dengan kompresi tinggi mempergunakan bensin beroktan rendah (lebih cepat terbakar), bensin akan terbakar sebelum piston mencapai puncak. Akibatnya, tenaga yang dihasilkan tidak full, mesin seperti los atau bahkan terjadi knocking, yang lama kelamaan akan merusak piston bahkan akan jebol.
Nilai oktan (RON) pada BBM jenis bensin :
Premium (88) Baik untuk mesin dengan rasio kompresi [7 s/d 9 : 1]
Pertamax (92) Baik untuk mesin dengan rasio kompresi [9 s/d 10 : 1]
Pertamax Plus (95) Baik untuk mesin dengan rasio kompresi [10 s/d 11 : 1]
Berikut daftar kendaraan yang disesuaikan rasio kompresi dan kebutuhan bensinnya :

-SEPEDA MOTOR-

YAMAHA
Vega-R [9,3 : 1] (Pertamax)
Vega-ZR [9,3 : 1] (Pertamax)
Mio [8,8 : 1] (Premium)
Jupiter [9,0 : 1] (Premium)
F1ZR [7,1 : 1] (Premium)
RX-KING [6,9 : 1] (Premium)
YT 115 [7,2 : 1] (Premium)
RZR [7,0 : 1] (Premium)
Nouvo [8,8 : 1] (Premium)
Crypton [9,0 : 1] (Premium)
Yamaha Alfa [7,2 : 1] (Premium)
Yamaha RXZ [7,0 : 1] (Premium)
Jupiter-Z [9,3 : 1] (Pertamax)
Jupiter MX-135LC [10,9 : 1] (Pertamax Plus)
Xeon [10,9 : 1] (Pertamax Plus)
Scorpio-Z [9,5 : 1] (Pertamax)
VIXION [10,4 : 1] (Pertamax)/(Pertamax Plus)
Majesty 125 [11 : 1] (Pertamax Plus)
Scorpio [9,5 : 1] (Pertamax)
SUZUKI
Satria FU [10,2 : 1] (Pertamax Plus)
Shogun New FL125 Series [9,6 : 1] (Pertamax)
Shogun FD125 X [9,5 : 1] (Pertamax)
Thunder 125 [9,2 : 1] (Pertamax)
Spin 125 [9,6:1] (Pertamax)
SkyWave 125 [9,6 :1] (Pertamax)
KAWASAKI
Kawasaki Blitz R 53 mm x 50,6mm 111 cc [9,3 : 1] (Pertamax)
Kawasaki Athlete 56 mm x 50,6mm 124,6 cc [9,8 : 1] (Pertamax)
Kawasaki Ninja 250 62 mm x 41,2mm 2x 250 cc [11,5 : 1] (Pertamax Plus)
Kawasaki KLX 250 72 mm x 61,2mm 249cc [11 : 1] (Pertamax Plus)
Kawasaki Ninja RR 150 [7,2 : 1] (Premium)
Kawasaki Kaze [9,3 : 1] (Pertamax)
HONDA
GL 100 52 x 49,5mm 105,1 cc [9,2 : 1] (Pertamax)
GL Max 56,5 x 49,5mm 124,1 cc [9,2 : 1] (Pertamax)
GL Pro 61,0 x 49,5mm 144,7cc [9,2 : 1] (Pertamax)
Supra 50,0 x 49,5mm 97,1 cc [8,8 : 1] (Premium)
Tiger 63,5 x 62,2 mm 196,9cc [9,0 : 1] (Premium)
Megapro 63,5 x 49,5 mm 156,7cc [9,0 : 1] (Premium)
CS-1 58 x 47,2 mm 124,7 cc [10,7 : 1] (Pertamax Plus)
Supra PGM FI 52,4 x 57,9 mm 124,8cc [9,0 : 1] (Premium)
Blade 50 x 55,6 mm 109,1 cc [9,0 : 1] (Premium)
Vario 10 [7 : 1] (Pertamax Plus)
CBR 150 R [11 : 1] [ (Pertamax Plus)
Beat 125 [9,2 : 1] (Pertamax)
Scoopy 108 cc [9,2 : 1] (Pertamax)
Absolute Revo 110 cc [9 : 1] (Premium)
Spacy 108 cc [9,2 : 1] (Pertamax)
Kharisma [9 : 1] (Premium)
Supra X 125 Helm In [9,3 : 1] (Pertamax)

-MOBIL-

Suzuki
Swift [9,5 : 1] (Pertamax)
Grand Vitara [10,5 : 1] (Pertamax Plus)
Grand Escudo XL-7 [9,5 : 1] (Pertamax)
Escudo 2,0 [9,3:1] (Pertamax)
Escudo 1,6 [9,5 : 1] (Pertamax)
Baleno [9,5 : 1] (Pertamax)
Aerio [9,5 : 1] (Pertamax)
APV [9,0 : 1] (Premium)
Karimun [8,8 : 1] (Premium)
Katana [8,8 : 1] (Premium)
Carry 1,5 [8,9 : 1] (Premium)
Carry 1,0 [8,9 : 1] (Premium)
Carry 1,3 [9,0 : 1] (Premium)
Esteem 1,6 GT [9,5 : 1] (Pertamax)
Side Kick [8,9 : 1] (Premium)
SX-4 [10,5 : 1] (Pertamax Plus)
Honda
Jazz I-Dsi [10,4 : 1] (Pertamax Plus)
Jazz Rs [10,4 : 1] (Pertamax Plus)
Jazz V-Tec [10,1 : 1] (Pertamax Plus)
City I-DSi [10,5 : 1] (Pertamax Plus)
City V-Tec [10,1 : 1] (Pertamax Plus)
Stream 1,7 [9,5 : 1] (Pertamax)
Stream 2,0 [9,4 : 1] (Pertamax)
Toyota
Starlet XL 1,000 cc [9,3 : 1] (Pertamax)
Starlet SE 1,3 [9,5 : 1] (Pertamax)
Twin Cam [9,5 : 1] (Pertamax)
Great Corolla [9,5 : 1] (Pertamax)
Avanza [11 : 1] (Pertamax Plus)
Yaris [10,5 : 1] (Pertamax Plus)
Innova 2,0 [9,8 : 1] (Pertamax)
Innova 2,7 [9,7 : 1] (Pertamax)
Rush [10 : 1] (Pertamax) / (Pertamax Plus)
Alphard 2400 cc [9,8 : 1] (Pertamax)
Alphard 3500 cc [10,8 : 1] (Pertamax Plus)
Nissan
X-Trail 2,0 [9,9 : 1] (Pertamax)
Terano [8,3 : 1] (Premium)
Livina 1,5L [10,5 : 1] (Pertamax Plus)
Livina 1,8L [9,9 : 1] (Pertamax)

Daihatsu
Xenia EJ [vvti] [11 : 1] (Pertamax Plus)
Terios [10,0 : 1] (Pertamax)
Taruna EFI [9,5 : 1] (Pertamax)
Sirion [10,0 : 1] (Pertamax)
Ceria [9,5 : 1] (Pertamax)
Mitsubishi
Eterna DOHC [9,8 : 1] (Pertamax)
Eterna SOHC [8,5 : 1] (Premium)
Lancer DOHC [10,5 : 1] (Pertamax Plus)

Dikutip dari berbagai sumber (bphmigas, wikipedia, dll.)

Selasa, 20 Agustus 2013

Cara Memperbaiki Layar Laptop Blank Putih

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Cara Memperbaiki Layar Laptop Blank Putih | Layar laptop blank putih sering terjadi secara tiba - tiba pada laptop karena secara tidak sadar melakukan tekanan yang terlalu kencang mengakibatkan kerusakan pada kabel fleksibel laptop kendor. Pada posting kali ini fadlyblog  akan searching artikel tentang cara memperbaiki layar laptop blank putih. Layar laptop yang tiba - tiba blank putih biasanya diakibatkan jalur kabel fleksibel pada lcd laptop ada yang kadang tersambung dan kadang tidak tersambung ( jadi putus nyambung ) disebabkan karena tekanan pada layar lcd yang berlebihan atau terlalu kencang sehingga mengendorkan komponen fleksibel. Berikut langkah cara memperbaiki layar laptop blank putih semoga bisa memberikan solusi kerusakan pada layar lcd monitor sobat yang blank putih agar bisa kembali normal seperti biasanya sebelum permasalahan terjadi,...

Cara Memperbaiki Layar Laptop Blank Putih - 1
  1. Jangan sering - sering membuka dan menutup laptop
  2. Tekan tombol Fn + F2 sampai gambar di LCD laptop muncul
  3. Jangan menggerakkan laptop sampai gambar pada laptop muncul, karena gerakan akan menambah kerusakan kabel fleksibel monitor
  4. Semoga cara pertama berhasil, jika cara pertama tidak berhasil silakan lanjutkan untuk memperbaiki layar laptop blank putih pada cara yang kedua
Cara Memperbaiki Layar Laptop Blank Putih -  2
  1. Bongkar laptop bagian lcd. buka penutup baut pada lcd, kemudian lepaskan bautnya, setelah itu gunakan obeng min ( - ) untuk membuka casing lcd
  2. Cover lcd terbuka kemudian melepas bagian lcd, buka 4 baut penahan lcd pada bagian samping kiri dan kanan, tarik pelan dan letakkan di atas keyboard laptop, lihat dibagian belakang lcd terdapat banyak kabel diantarnya ada kabel lcd, kabel camera, kabel antenna wifi serta kabel inverter.
  3. Lepaskan plester / solasi / selotapenya, tarik perlahan kabelnya sampai terlepas dari socketnya, bersihkan pin conektornya, kemudian pasang kembali, ganti plester / solasi / selotapenya supaya lebih kuat dan tidak bergeser pada saat buka tutup laptop.
  4. Hidup laptopnya
  5. Apabila laptop sudah normal dan setelah itu pasang lcd kembali dan jangan pasang casingnya dulu dalam keadaan lcd yang masih terbuka dan Laptop masih on, lakukan buka tutup laptop sobat berulang kali, kalau tidak ada masalah laptop sudah normal
  6. Kalau ternyata lcd laptop kembali blank warna putih, berarti harus melepas kabel lcdnya untuk menyambung kebel yang putus / mengganti dengan yang baru
Semoga artikel postinga cara memperbaiki layar laptop blank putih bisa bermanfaat buat sobat,...

Minggu, 11 Agustus 2013

TIPS & TRIK MEMOTRET BERKUALITAS DENGAN D SLR.


Dalam memotret menggunakan kamera analog maupun digital tidak jauh berbeda.Dengan kamera analog ada penggantian film, sementara kamera digital tidak ada penggantian film tapi dengan sensor digital.

Kamera digital akhir-akhir ini lebih banyak disukai karena hasil akhirnya bisa langsung dilihat, dan diulang jika hasil fotonya kurang memuaskan. Bagaimana cara menghasilkan foto yang berkualitas lewat kamera digital? Simak beberapa tips berikut ini:
1. Atur kamera dengan mode ukuran gambar paling besar.
Keuntungan dari mode ini adalah memungkinkan Anda dapat mencetaknya dalam ukuran terbesar tanpa ancaman warna foto pecah. Selain itu Anda juga dapat memotong bagian yang tidak dikehendaki pada foto tersebut. Tidak ada gunanya jika Anda membeli kamera dengan resolusi 5, 6, atau 8 megapiksel, tapi Anda tetap memasang mode ukuran gambar standar, dan bukan maksimum.
2. Gunakan pengaturan kualitas dengan level maksimal.
Banyak gambar hasil kamera digital memakai format JPEG. JPEG menghasilkan gambar yang buruk jika dikompresi berlebihan. Agar gambar Anda tampak seperti aslinya, gunakan pengaturan kualitas dengan level maksimal.
3. Pakai tipe gambar JPEG.
JPEG, meskipun bersifat lossy (kurang jelas), bisa jadi merupakan pilihan terbaik. Pasalnya, ketika Anda mengambil gambar dengan format JPEG, keuntungan yang diperoleh juga berlipat karena Anda bisa mengolahnya lagi dengan Adobe Photoshop. Kamera SLR biasanya memberikan pilihan apakah Anda ingin menggunakan format JPEG, TIF atau Raw. TIF biasa digunakan untuk reproduksi grafis yang berbau seni, misalnya pada majalah dan koran. Sementara Raw, menyimpan apa adanya tanpa pemrosesan gambar lebih lanjut. Dibanding dengan TIF dan Raw, format JPEG lebih mudah dikelola dengan Photoshop. Kedua format tersebut (TIF dan Raw-red) hanya akan menambah pekerjaan Anda sewaktu akan diproses pada Photoshop.
4. Camkan bahwa Whitte Balance itu penting.
Untuk kebanyakan pengambilan gambar, dianjurkan agar dimulai dengan mode Auto white balance. Fungsinya agar kamera Anda bisa membaca pewarnaan dari cahaya yang ada disekitarnya dan secara otomatis mengatur dirinya sendiri untuk mengoptimalkan white balance.
Mode Daylight cocok untuk hari terang, sementara jika hari berawan, dianjurkan agar Anda memakai mode Cloudy. Untuk mengevaluasi pewarnaan dan pencahayaan, jangan lupa mengetesnya dengan mengambil satu atau dua gambar.
5. Jangan lupa mengatur “Low ISO Number” atau “Use Auto ISO”.
Hasil gambar akan lebih jernih jika Anda menggunakan ISO rendah, namun sensitivitas kamera dalam menangkap cahaya menjadi lebih rendah. Sementara jika memakai ISO terlalu tinggi, seperti dilansir Dale laboratories, hanya akan menimbulkan noise pada gambar.
6. Optimalkan penggunaan Histogram.
Dengan menggunakan histogram Anda dapat melihat seberapa optimal sensitivitas sensor kamera dalam menangkap gambar.
7. Hindari menggunakan zoom secara digital.
Sebaiknya jangan menggunakan zoom secara digital karena hanya akan membuat kinerja chip yang mengatur tingkat resolusi (piksel) pada kamera menjadi boros. Coba gunakan zoom dari lensa saja, agar bisa menghemat penggunaan chip. Selain itu hasil bidikan, jika menggunakan zoom secara digital, tidak sebagus jika menggunakan zoom lensa.
8. Belilah kartu Memori berkualitas profesional.
Kecepatan rekam pengambilan gambar dengan memakai memori yang berkualitas tinggi dapat mengimbangi teknologi kamera Anda. Misalnya dengan kartu memori berkecepatan 40x, dapat merekam 3 dari 10 jepretan berturut-turut dalam 1 detik. Sementara dengan memori 4x, Anda hanya bisa merekam 1 gambar dalam 3 detik. Keuntungannya, dengan memori berkualitas tinggi Anda tidak perlu mengkhawatirkan terjadinya pergeseran warna dalam foto.
9. Backup hasil foto dalam CD atau DVD.
Menyiapkan payung sebelum hujan adalah lebih baik. Pastikan backup seluruh kreasi foto-foto Anda dalam CD atau DVD, sebagai antisipasi jika hard drive Anda rusak.

Tips Mudik Lebaran Yang Aman dan Nyaman

Tips Mudik Lebaran Yang Aman dan Nyaman - Lebaran sudah diambang pintu, saatnya merayakan kemenangan setelah sebulan lamanya berpuasa menahan segala lapar dan nafsu, saatnya saling memaafkan atas segala dosa yang diperbuat dan saatnya mudik ke kampung halaman.


Mudik atau pulang kampung bukan suatu beban berat bagi yang kebetulan kampung halamannya bisa ditempuh dalam hitungan jam, namun bagi yang harus menempuh perjalanan seharian atau bahkan berhari-hari apalagi dengan membawa kendaraan pribadi, acara mudik harus dipersiapkan benar-benar, terutama kondisi fisik. Hal ini untuk menciptakan rasa aman dan nyaman selama perjalanan. Yang tak kalah pentingnya adalah kondisi kendaraan, pastikan jauh-jauh hari bahwa kendaraan yang akan dipakai sudah siap 'tempur'.

Berikut Tips Mudik Lebaran Yang Aman dan Nyaman bagi anda yang hendak bersilahturahmi kepada keluarga di kampung halaman :

Meninggalkan Milis

Bagi anda yang aktif bergabung dengan sebuah milis, pastikan anda merubah message delivery sehingga anda tidak mengalami kelebihan kapasitas yang berpotensi membuat anda kena bounching.

Untuk perubahan ini mudah saja, anda tinggal mengirim email kepada moderator untuk permohonan berhenti dari milis atau menerima diggest (rangkuman email perhari).

Kondisi Tubuh

Pastikan bahwa sebelum mudik anda dan keluarga berada dalam kondisi yang fit. Terutama bagi driver

Kondisi Mobil dan Perlengkapan Mobil

Sebelum dipakai 'bertempur' alias mudik, periksakan kondisi kendaraan anda di bengkel langganan ((tune-up komplit, rem, ban, wiper, radiator, tali kipas/AC, aki, dll). Dan jangan lupa membawa perlengkapan alat-alat mobil (tools kit), dongkrak, tali derek, ban serep, kotak P3K, segitiga pengaman, kunci roda palang, senter,dll.

Bawa Air Mentah

Bawalah air mentah di dalam jerigen 5 liter atau jika tidak ada jerigen bisa memakai bekas botol air mineral besar (1 literan) untuk mengisi radiator bila kurang. Ar juga bisa untuk mencuci tangan bila selesai ganti ban kalau bocor atau kempes. Tak ada salahnya ada juga membawa sabun. Air ini juga berguna bila bawa anak kecil/bayi tiba-tiba 'pup' saat kita tengah berada di daerah yang sulit air (misalnya: sawah, hutan)

Bekal Makanan

Pastikan anda membawa bekal makanan yang praktis dan bisa dimakan sambil terus berkendara. Saat mudik disarankan untuk tidak asal makan di restoran/rumah makan tempat pemberhentian Bus Antar Kota karena di saat-saat seperti itu dikhawatirkan cara masak dan mencuci piringnya kurang bersih karena pengunjung sangat padat dan banyak yang harus dilayani.

Lebih terjamin bila anda membawa makanan sendiri. Tapi kalau bekal habis anda bisa masuk ke dalam kota dimana anda lewat untuk mencari restoran fast food fried chiken. Yang pasti anak-anak suka dan lebih baik kebersihannya.

Packing Barang/ Muatan Dengan Benar

Urutkan barang/ muatan berdasarkan tingkat kebutuhan. Yang memiliki kemungkinan sangat besar dibutuhkan saat dalam perjalanan diletakkan di tempat atau posisi yang paling mudah dikeluarkan. Supaya tidak perlu bongkar muat tiap kali butuh sesuatu.

Kebelet Pipis

Ini adalah masalah rutin para pemudik. Untuk anak-anak dan laki-laki sih hal ini bukan masalah besar, tinggal berhenti saja di pinggir jalan dan beres deh. Tapi untuk para wanita ini bukanlah hal yang mudah. Untuk mengatasinya carilah pompa bensin yang besar pasti ada toiletnya yang cukup bersih, bila kotor, cari lagi berjalan beberapa kilometer. Atau anda bisa juga mencari Wartel, Kantor Polisi, Pusat Pertokoan, Losmen, Hotel, Masjid, dll.

Raja Setan Jalanan

Yang harus diingat adalah jika kita berkendara dengan mobil pribadi di Jalur Pantura adalah siap mengalah dengan Bus Antar Kota/Propinsi, mereka ini "Raja Setan Jalanan Pantura". Jangan coba-coba adu balap meski kita ada di jalur yang benar. Bila dari arah berlawanan tiba-tiba ada Bus yang melancangi truk gandeng yang berjalan lamban, Anda harus siap mengurangi kecepatan dan minggir ke kiri.

Bahkan bila perlu turun/keluar dari jalan aspal. Jangan ambil resiko, lebih baik mengalah. Bukankah Anda dan keluarga ingin tiba di kampung halaman dengan selamat?

Si Keong dan Si Kura-Kura

Lain bus lain lagi truk gandeng maupun truk engkel. Kalau truk-truk ini dikenalnya sebagai si Keong atau si Kura-Kura karena begitu lamban jalannya. Bagi mereka yang sering lewat Pantura pasti tahu betapa menjengkelkannya kendaran ini. Sudah jalnnya lambat, mereka 'ngotot' berjalan di jalur kanan pula.

Jika bertemu dengan tru jenis ini kita harus ekstra sabar dan hati-hati, cobalah menyalip dari sebelah kiri. Minta co-driver melihat ke depan apakah lajur depan sebelah kiri kosong dan aman untuk menyalip atau tidak? Yang perlu diperhatikan adalah apakah di kiri depan ada motor,becak, sepeda, mobil mogok/parkir, lobang, jembatan sempit, dll.

Bila aman tak ada halangan menyaliplah "dari jalur kiri" dengan tetap waspada, apalagi kalau yang disalip itu konvoi truk yang panjang.

Bawa Peta Jalur Mudik

Jangan lupa membawa peta jalur mudik, karena ini sangat penting dan berguna. Hendaknya pilihlah peta yang memuat jalur-jalur alternatif secara detail, ini penting sekali apabila terjadi kemacetan di suatu titik. Dan jangan lupa peta tersebut dilengkapi dengan nomor-nomor telepon penting, info tol sepanjang Pulau Jawa, dll.

Bawa HP & Chargernya

Sebaiknya sebelum berangkat charge HP anda sampai penuh. Untuk daerah/area tertentu yang Anda lewati akan terjadi "blank spot" untuk kartu tertentu, lebih baik jika salah satu anggota keluarga punya HP dengan kartu yang berbeda. Jadi bila terjadi blankspot masih bisa pakai HP satunya lagi.

Memonitor Milis

Bila ada kesempatan, sekali-kali monitorlah milis yang anda ikuti, siapa tahu ada teman yang sedang on-line. Bagi yang tidak punya laptop, tidak perlu berkecil hati, anda tinggal mencari warnet saja bukan?

Obat-Obatan

Bawa obat-obatan yang biasa digunakan, jangan lupa itu! Terutama untuk anak-anak.

Waktu Berangkat

Jika anda berangkat pagi jam 06.00: Bisa lihat pemandangan, restoran dan bengkel mobil pasti buka, bila mobil tua dan AC kurang bagus anak- anak kasihan akan tersiksa karena panas apalagi kalau macet, sepanjang jalan yang dilewati kita akan ketemu pasar tradisional di kota kecamatan/kabupaten yang pasti macet, banyak orang menyeberang, becak, sepeda, ojek, dll, ketemu dengan "Panitia" Pembangunan Masjid yang minta sumbangan.

Harap hati-hati dengan drum yang ditaruh di tengah-tengah jalan, jangan sampai ngebut melewati mereka. Bagi anda yang berkacamata minus sebaiknya jalan pagi saja.

Berangkat sore/malam jam 17.00: Tidak bisa lihat pemandangan, hanya restoran dan bengkel 24 jam saja yang buka, anak-anak bisa tidur tidak ribut, tidak panas baik di dalam mobil maupun di luar, tidak ada pasar tradisional, tidak ada Panitia Pembangunan Masjid. Bila kita mau menyalip di tikungan akan kelihatan dari sinar lampu mobil dari arah berlawanan. Hanya saja kita harus ekstra hati-hati dan jangan sampai mengantuk.

Berikan no. HP dan telepon di kampung halaman ke tetangga atau RT

Ini dimaksutkan agar Anda bisa dihubungi kalau terjadi sesuatu di rumah Anda.

Arus Balik dan Pulang Balik

Harap simpan tenaga dan tetap jaga kesehatan untuk siap pulang balik setelah mudik. Jangan pulang balik di pas mepet sekali besoknya harus sudah masuk kantor dan anak-anak masuk sekolah, pasti kelelahan kan? Ada baiknya ambil waktu sehari istirahat sebelum besoknya melakukan aktifitas rutin.

Uang Tunai

Bawa uang tunai secukupnya, tak perlu bawa banyak-banyak, toh ATM banyak sekali dijumpai di daerah.

Bawa Kaset/CD

Bawalah kaset/CD yang menjadi favorit Anda, agar suasana tidak jenuh, bosan dan sekaligus membawa suasana gembira.

Stiker

Tempelkan stiker favorit Anda atau tanda pengenal komunitas tertentu di kaca belakang mobil /spatboard kendaraan Anda. Siapa tahu nanti di perjalanan Anda berjumpa dengan teman baru?

Catatlah nomor telepon penting

Dengan mengantoingi nomor telpon polisi, Jasa Marga, Info jalan tol akan sangat membantu saat anda mengalami masalah dalam perjalanan.

Mintalah lembar informasi kepada bengkel ATPM

Pastikan anda meminta yang sesuai merk kendaraan, anda bisa juga meminta pada Jasa Marga, biasanya mereka membuat semacam leaflet yang dibagikan secara gratis yang berisi info mudik seperti daftar posko bengkel jaga beserta nomor teleponnya, rute mudik rawan macet, restoran, SPBU, ATM di sepanjang rute perjalanan mudik.

Frekwensi radio

Ini akan membantu memberikan informasi mudik di sepanjang rute perjalanan Anda. Anda bisa juga mendengarkan radio untuk mendapatkan info yang Anda inginkan.

Setelah semua hal diatas anda siapkan dengan cermat, jangan lupa untuk selalu BERDOA sebelum memulai perjalanan. Selamat mudik, semoga selamat sampai tempat tujuan.

Sumber: Kapanlagi.com
- See more at: http://blogginmum.blogspot.com/2013/07/tips-mudik-lebaran-yang-aman-dan-nyaman.html#sthash.nuJvhmGf.dpuf